Pengujian Tahanan Loop

Hambatan Loop VS Hambatan Kontak

1. Apa itu "Hambatan Lingkar" di gardu induk dan mengapa disebut demikian?

(Hambatan Lingkar) mengacu pada total hambatan semua bagian konduktif dalam suatu lingkar arus yang lengkap.

Di gardu induk atau sistem tegangan tinggi, "lingkar" ini biasanya merujuk pada jalur arus yang dimulai dari kontak utama pemutus daya, melewati penjepit konduktif, busbar, saluran penghubung, transformator arus, sakelar pemisah, dan akhirnya kembali ke ujung lainnya, membentuk suatu lingkar tertutup.

Istilah "lingkar" digunakan karena arus dimulai dari sumber daya, mengalir melalui beban atau jalur konduktif, dan kemudian kembali ke sumber — membentuk rangkaian tertutup.
Pengukuran hambatan lingkar berfokus pada total hambatan yang menghalangi aliran arus dalam lingkar ini. Ini mencakup hambatan komponen konduktif internal, titik sambungan, dan konduktor itu sendiri — parameter listrik kunci dalam rangkaian tegangan tinggi.


2. Komponen yang Termasuk dalam Hambatan Lingkar Gardu Induk

1. Konduktor: Hambatan intrinsik bahan konduktif seperti busbar tegangan tinggi, kabel, dan kabel penghubung.

2. Titik Sambungan: Hambatan kontak pada kontak pemutus daya, kontak sakelar pemisah, terminal, sambungan baut, dan sambungan bushing.

3. Bagian Konduktif Internal Peralatan Tegangan Tinggi: Hambatan intrinsik belitan transformator, batang konduktif dalam ruang busur pemutus daya, dan bagian konduktif primer transformator arus.

Apakah Hambatan Lingkar dan Hambatan Kontak Sama?

Hambatan lingkar (Loop Resistance) dan hambatan kontak (Contact Resistance) sering digunakan secara bergantian dalam praktik, tetapi keduanya tidak identik.
Mereka berbeda dalam definisi, komposisi, rentang pengukuran, dan ruang lingkup penerapan (lihat tabel di bawah):

Proyek

Hambatan Lingkar

Hambatan Kontak

Definisi

Total resistansi dari semua konduktor dan titik sambungan dalam suatu rangkaian konduktif lengkap.

Resistansi lokal antara dua permukaan kontak konduktor yang disebabkan oleh ketidaksempurnaan mikroskopis dan lapisan oksida.

Lingkup Pengukuran

Mencakup semua bagian konduktif seperti kontak, kabel, busbar, dan baut penyambung

Terbatas pada titik kontak atau permukaan kontak konektor

Tujuan Pengujian

Untuk mengevaluasi konduktivitas seluruh rangkaian

Untuk mengevaluasi kualitas kontak




3. Resistansi Rangkaian:

Termasuk: Resistansi Konduktor + Resistansi Sambungan + Resistansi Kontak

Target pengukuran: suatu rangkaian tertutup lengkap, misalnya bagian "rangkaian utama pemutus daya" atau "busbar + saklar pemisah + kabel".

Resistansi Kontak: Hanya berfokus pada permukaan kontak mikroskopis antara konduktor, seperti:

1.Antara kontak bergerak dan tetap pada pemutus daya

2.Antara kontak saklar pemisah

3.Antara konektor steker dan soket

Singkatnya:

Resistansi kontak adalah bagian dari resistansi rangkaian.
Resistansi Rangkaian = Resistansi Konduktor + Resistansi Kontak

Hambatan kontak bersifat "Lokal", sedangkan hambatan loop bersifat "menyeluruh".

  • Hambatan kontak yang tinggi menunjukkan kontak yang buruk antar konduktor.

  • Hambatan loop yang tinggi menunjukkan masalah di sepanjang jalur konduktif (titik kontak, konektor, atau konduktor).

4.Perbedaan Pengukuran Hambatan Loop dan Hambatan Kontak

Item

Uji Hambatan Loop

Uji Hambatan Kontak

Arus Uji

Umumnya arus DC 100A~600A (sesuai standar IEC)

Relatif kecil, umumnya puluhan ampere atau bahkan miliampere (tergantung objek

Alat Uji

Penguji hambatan loop

Mikro-ohm meter atau meter hambatan kontak khusus

Metode Pengkabelan

Menghubungkan kedua ujung di seluruh sirkuit

Terhubung langsung ke kedua sisi kontak.



5. Signifikansi Pengukuran Resistansi Sirkuit di Gardu Induk

  1. Identifikasi Cacat Sambungan:
    Resistansi kontak berlebih (akibat oksidasi, baut kendur, dll.) dapat menyebabkan panas berlebih lokal, pelelehan kontak, atau bahkan gangguan busur listrik.

  2. Pastikan Stabilitas Sistem:
    Resistansi sirkuit melebihi batas menyebabkan penurunan tegangan berlebih, mengurangi efisiensi transmisi daya, dan dapat memicu operasi salah proteksi atau penurunan kapasitas peralatan.

  3. Verifikasi Kondisi Peralatan:
    Pengujian sebelum komisioning atau setelah perawatan mengonfirmasi kualitas pemasangan dan perbaikan; pengujian berkala melacak tren penuaan dan keausan peralatan.

6. Poin Penting Keselamatan dan Peringatan Pengujian

  1. Isolasi Daya yang Ketat:
    Putuskan semua sumber daya, lakukan pembumian dan verifikasi tegangan sebelum pengujian untuk mencegah sengatan listrik atau kerusakan peralatan.

  2. Bersihkan Permukaan Kontak Secara Menyeluruh:
    Gunakan amplas atau cairan pembersih untuk menghilangkan oksidasi dan minyak, pastikan kontak kuat antara probe uji dan titik pengujian.

  3. Gunakan Instrumen Tegangan Tinggi Khusus:
    Gunakan penguji resistansi sirkuit arus tinggi (biasanya keluaran DC 100 A / 200 A) untuk pengukuran akurat; instrumen biasa tidak memiliki presisi yang cukup.

  4. Isolasi Cabang yang Tidak Diuji:
    Putuskan cabang atau komponen paralel yang tidak terkait untuk mencegah pembagian arus yang menyebabkan pembacaan rendah tidak normal.

  5. Pertahankan Jarak Aman:
    Jaga jarak aman yang sesuai dari peralatan tegangan tinggi yang berenergi untuk menghindari bahaya tegangan induksi.





Kingrun Transformer Instrument Co.,Ltd.