1. Tujuan pengujian:
Penting untuk memeriksa apakah rasio dan polaritas transformator sesuai dengan nilai yang tertera pada nameplate, karena penilaian polaritas yang salah dapat menyebabkan kesalahan pemasangan kabel, yang selanjutnya mengakibatkan indikasi instrumen yang keliru, dan lebih serius lagi, kesalahan operasi pada proteksi relai arah. Pengukuran rasio belitan dapat memeriksa kebenaran hubungan primer dan sekunder transformator, serta memberikan dasar untuk perhitungan aksi yang tepat pada proteksi relai dan penyetelan proteksi.
2. Pemilihan instrumen
Analisator CT PT JYH C
3. Langkah dan persyaratan pengujian di lapangan
Metode DC mengukur polaritas transformator arus, dan penguji rasio otomatis mengukur rasio dan polaritas.
3.1 Konsep polaritas transformator arus
Polaritas berarti bahwa dalam kondisi fluks magnetik inti yang sama, belitan primer dan belitan sekunder akan menginduksi gaya gerak listrik. Kedua ujung yang mencapai potensial tinggi atau rendah pada saat yang sama disebut sebagai kutub sejenis.
Transformator arus umumnya dinyatakan dalam polaritas negatif. Pertama, pilih salah satu ujung belitan primer sebagai titik awal. Ketika arus belitan primer i1 mengalir sesaat dari titik awal, ujung arus belitan sekunder i2 ditandai sebagai belitan sekunder. Polaritas biasanya dilambangkan dengan "+" dan "-".
3.2 Metode DC mengukur polaritas transformator arus
Pada saat penutupan, jika kotak penunjuk condong ke arah "+", dan penunjuk condong ke arah "-" saat pembukaan, maka P1 dan S2 adalah terminal homonim, dan trafo arus memiliki polaritas tereduksi.
3.3 Analisator CT PT mengukur rasio dan polaritas trafo arus
Kumparan primer dihubungkan ke penguji L1 dan L2, masing-masing
Kumparan sekunder yang diukur dihubungkan ke penguji K1 dan K2 masing-masing
Kumparan sekunder yang tidak diuji dihubung-singkat ke tanah
4, Peringatan pengujian:
4.1 Peringatan untuk menentukan polaritas trafo dengan metode DC
Terminal homopolar dari baterai kering dan meter harus dihubungkan ke terminal yang sama pada kumparan.
Instrumen yang digunakan memiliki posisi nol di tengah. Jika menggunakan instrumen DC biasa, jika perpindahan ke arah negatif (tanpa skala) kecil dan tidak mudah diamati, Anda dapat membalikkan ujung positif dan negatif instrumen dan mengulangi pengukuran. Jarum penunjuk alat bergerak positif, tetapi dicatat dalam arah negatif.
Operasi ini diulang beberapa kali untuk menghindari salah penilaian.
4.2 Peringatan untuk mengukur rasio dan polaritas menggunakan penguji karakteristik komprehensif trafo
Sumber daya listrik untuk pengujian harus sama dengan sumber daya operasional instrumen yang digunakan.
Untuk mencegah muatan sisa mempengaruhi hasil pengukuran, polaritas transformator harus benar-benar dikosongkan sebelum pengujian.
Di laboratorium rasio dan polaritas CT, belitan sekunder transformator arus yang belum diuji harus dihubung singkat untuk mencegah rangkaian terbuka, mencegah belitan sekunder yang belum diuji menghasilkan tegangan tinggi, dan membahayakan keselamatan personel serta peralatan uji.
5 Penguji Rasio Belitan Transformator Paling Populer di Dunia
Apa Perbedaan antara "Rasio" dan "Rasio Belitan" dalam Pengujian Transformator?
Bagaimana Memilih Rasio Belitan CT/PT yang Tepat?
Mengapa Pengujian Rasio Belitan Transformator Sangat Penting?
Apa Saja Penyebab Keluaran Tegangan Tidak Normal pada Transformator Daya?
Kingrun Transformer Instrument Co.,Ltd.


Lebih Banyak Penguji Transformator dari Kingrun
