Di gardu distribusi industri, terdapat sebuah transformator besar berkapasitas 6000 kVA. Selama ini, transformator ini berperan penting dalam menurunkan tegangan dari jaringan 20.000 volt (20 kV) menjadi 3.300 volt (3,3 kV) demi keamanan dan kesesuaian dengan peralatan/mesin yang digunakan.
Namun, dalam dunia kelistrikan, ancaman korsleting dapat muncul kapan saja, baik akibat kabel rusak, kegagalan peralatan, atau sambungan yang tidak tepat. Saat hal ini terjadi, arus dapat melonjak secara signifikan. Jika sistem tidak siap, dampaknya dapat merusak peralatan, membakar kabel, atau bahkan memicu kebakaran.
Transformator memiliki sifat proteksi alami yang disebut impedansi internal, dengan nilai impedansi 7%. Artinya, jika seluruh daya (6000 kVA) mengalir dalam kondisi gangguan, tegangan akan turun sebesar 7%.
"Jika terjadi korsleting di sisi 3,3 kV, berapa besar arus yang akan mengalir?"
Jika plat nama transformator menunjukkan:
- Kapasitas transformator (S) = 6000 kVA
- Tegangan primer (Vp) = 20.000 V (20 kV)
- Tegangan sekunder (Vₛ) = 3.300 V
- Impedansi (%Z) = 7%
Pertama, hitung arus nominal (In) di sisi primer dan sekunder.
a. Arus primer (Ip): 173,2 A
b. Arus sekunder (Is): 1049,3 A
Selanjutnya, hitung arus hubung singkat.
Isc = In / Z%
Jadi, arus hubung singkat sekunder (Iₛc): 14,99 kA
"Berkat perhitungan yang tepat, kita dapat memasang pemutus sirkuit dan relai proteksi dengan rating yang sesuai. Transformator tetap aman, siap melayani beban, dan siap menghadapi gangguan apa pun yang mungkin terjadi."
Catatan: Rumus perhitungan dapat dilihat pada gambar di bawah.
Kingrun Transformer Instrument Co.,Ltd.

Lebih Banyak Penguji Transformator dari Kingrun