Untuk aset listrik bernilai tinggi seperti transformator, deteksi dini kerusakan dapat membedakan antara perbaikan sederhana dan kegagalan katastropik.
Di sinilah Uji DGA berperan — alat diagnostik andal yang membantu mengidentifikasi kerusakan internal pada transformator sebelum berkembang parah.
Berikut rincian gas yang umum terdeteksi dalam DGA dan indikasinya terhadap kondisi transformator:
Jenis Gas dan Signifikansi Diagnostiknya:
Nama Kimia Gas Indikasi / Penyebab Utama
H₂ – Hidrogen Pelepasan parsial atau aktivitas korona. Penanda kunci pelepasan listrik dini.
CH₄ – Metana Terbentuk saat minyak terlalu panas suhu rendah (150–300°C). Sering mengindikasikan titik panas atau gangguan termal pada belitan.
C₂H₄ – Etilen Tanda panas berlebih sedang (300–400°C). Menunjukkan tekanan termal yang memburuk dibandingkan CH₄.
C₂H₂ – Asetilena Gas paling mengkhawatirkan! Terkait dengan gangguan busur suhu tinggi (>500°C), mengindikasikan potensi busur internal atau kegagalan isolasi parah.
CO – Karbon Monoksida Berasal dari panas berlebih isolasi selulosa (kertas). Jika terdeteksi, penuaan isolasi atau pemanasan lokal perlu diwaspadai.
CO₂ – Karbon Dioksida Mengindikasikan degradasi termal lambat isolasi kertas pada suhu lebih rendah daripada CO. Indikator penuaan jangka panjang yang baik.
Mengapa Ini Penting bagi Manajer Aset dan Insinyur:
Pemeliharaan Preventif: Deteksi masalah dini dan hindari pemadaman paksa.
Analisis Akar Masalah: Gas berbeda = jenis gangguan berbeda.
Perpanjangan Masa Pakai: Pantau penuaan isolasi dan optimalkan pembebanan.
Keamanan & Keandalan: Antisipasi kegagalan katastropik.
Tips Ahli: Bukan hanya gas individual. Rasio antar gas, laju peningkatannya, dan konsentrasi absolut membantu mengidentifikasi apakah masalah bersifat elektrik, termal, atau masih dini.

Kingrun Transformer Instrument Co.,Ltd.

Lebih Banyak Penguji Transformator dari Kingrun