Tujuan Pengukuran Resistansi DC Gulungan Transformator:
· Untuk memeriksa kualitas sambungan solder gulungan dan mendeteksi korsleting antar-lilitan.
· Untuk mengidentifikasi masalah putusnya untaian konduktor atau koneksi terlepas pada gulungan atau kabel penghubung.
· Untuk menilai kualitas kontak pada posisi tap changer dan memverifikasi kesesuaian antara posisi tap aktual dengan indikatornya.
· Untuk mendeteksi putusnya untaian pada gulungan paralel.

Frekuensi Pengujian Pengukuran Resistansi DC Gulungan:
1. Selama komisioning.
2. Setelah overhaul besar.
3. Setiap 1-3 tahun.
4. Setelah perubahan posisi tap pada transformator dengan tap changer tanpa beban.
5. Setelah tap changer pada transformator dengan tap changer berbeban diservis (ukur pada semua posisi tap).
6. Sesuai kebutuhan.
Prinsip Pengukuran Resistansi DC Gulungan:
Saat waktu t=0, I=0, dan saat t→∞, I=En/R, mencapai kondisi tunak.
Karena induktansi tinggi dan resistansi rendah pada gulungan transformator, induktansi dapat mencapai ratusan henry, menghasilkan konstanta waktu yang besar. Untuk transformator bertegangan tinggi dan kapasitas besar, mencapai pengukuran resistansi yang stabil dapat memakan waktu beberapa menit, puluhan menit, atau bahkan jam. Penggunaan metode dan peralatan pengukuran yang tepat sangat penting untuk memastikan akurasi.
Untuk mengurangi total waktu pengujian selama pengukuran resistansi DC, dua strategi efektif dapat diterapkan: mengurangi induktansi (L) gulungan transformator atau meningkatkan resistansi seri (R) dalam rangkaian pengukuran. Mengurangi induktansi dapat dicapai dengan meningkatkan arus pengukuran, yang akan membuat inti transformator jenuh dan menurunkan permeabilitas magnetiknya. Meningkatkan resistansi seri melibatkan penambahan resistor eksternal sekitar 4–6 kali lebih besar dari resistansi terukur gulungan. Selain itu, tegangan pengukuran yang diterapkan harus cukup tinggi untuk mencegah arus yang terlalu rendah, yang dapat mengorbankan sensitivitas pengukuran. Dengan menyeimbangkan parameter-parameter ini secara hati-hati, teknisi dapat mencapai pengukuran resistansi DC yang lebih cepat, akurat, dan andal tanpa mengorbankan presisi.

Analisis dan Penilaian Hasil Pengukuran Resistansi DC Gulungan:
1. Untuk transformator di atas 1,6 MVA, perbedaan resistansi antar gulungan tidak boleh melebihi 2% dari nilai rata-rata tiga fasa. Untuk gulungan tanpa titik netral, perbedaan antar fasa tidak boleh melebihi 1% dari nilai rata-rata tiga fasa. (Tingkat ketidakseimbangan = (nilai terukur maksimum - nilai terukur minimum) / nilai rata-rata tiga fasa).
2. Untuk transformator 1,6 MVA ke bawah, perbedaan antar fasa umumnya tidak boleh melebihi 4% dari rata-rata tiga fasa, dan perbedaan antar saluran tidak boleh melebihi 2%.
3. Resistansi setiap belitan fasa, jika dibandingkan dengan hasil historis pada suhu dan lokasi yang sama, tidak boleh menunjukkan perbedaan yang signifikan. Penyimpangan lebih dari 2% tidak dapat diterima, dan perbedaan melebihi 1% perlu mendapat perhatian.
Artikel Terkait Lainnya:
Koleksi Grup Vektor Transformator Paling Lengkap dengan Diagram Sambungan Belitan
Seberapa Penting Resistansi Belitan DC Transformator?
6 Penguji Resistansi Belitan Transformator Teratas di Dunia (Termasuk Harga)
Bagaimana Resistansi Belitan Harus Diuji Secara Berbeda pada CT dan PT?
Apa Perbedaan antara Resistansi DC dan Resistansi Isolasi serta Bagaimana Mengujinya?
8 Tips untuk Meningkatkan Akurasi Pengukuran Resistansi DC
Mengapa Resistansi Belitan yang Diuji Selalu Tidak Akurat? Anda Mungkin Melewatkan 6 Poin Kunci Ini
Kingrun Transformer Instrument Co.,Ltd.



Lebih Banyak Penguji Transformator dari Kingrun
